Kamis, 14 Maret 2013

A Study Journey: Kuis Seven Days by. Rhein Fathia

"Anggap ada yang mau bayarin kamu jalan-jalan ke mana aja, nggak peduli berapa biayanya. Kamu diberi waktu selama TUJUH HARI dan haarus mengajak SATU orang saja. Ke mana kamu akan pergi traveling, sama siapa, dan apa alasannya?"
Saat melihat pertanyaan di atas, imajinasiku langsung bergerak liar. Kalo nurutin ego sih, pengennya ke tempat-tempat magis gitu, kayak Narnia, Neverland, Hogwarts, dan kawan-kawan XD tapi gak mungkin lah yaaw, jadi aku mikir lagi. Sebenarnya, tempat tujuan travelling yang ingin aku kunjungi itu buanyuaaakkk banget, dari mulai di Indonesia sampai mancanegara. Pengennya sih ke 7 Keajaiban Dunia baru, tapi berhubung jarak dari satu Keajaiban (syaah) ke Keajaiban lain itu jauh banget dan gak cukup 7 HARI >.<

Akhirnya setelah merenung di Goa Hantu (lebehe), I'VE GOT AN IDEA!!!!

Aku ingat, Pernah suatu hari aku dan temanku yang bernama Adni (bukan samaran loh) asyik banget ngobrolin tentang kuliah di Inggris. Ya, kami sama-sama fallin love with England, kami berandai-andai seandainya bisa jadi anak kuliahan disanaa.... WOW IT'S GONNA BE AMAZING!!!

Jadi... aku ingin menjawab Kuis Seven Days ini dengan pergi traveling ke tempatnya Kate Middleton dan Pangeran William with Adni. Eitss... tapi ini bukan sembarang perjalanan loh, kami kesana karena ingin mengunjungi Universitas-Universitas ternama di Britania Raya, untuk riset dan mencocokkan dengan jurusan yang kami pilih nantinya, dan juga kali aja punya kenalan anak Oxford atau Cambridge, bahkan mungkin gebetan :P *plakkk* Eh, gak cuma plesiran ke Universitas aja loh, kami juga ingin mengunjungi bangunan-bangunan yang ada kaitannya dengan minat kami.

So, Check this out!

1. Cambridge University

Cambridge University ini beralamat di The Old Schools, Trinity Lane, Cambridge CB2 1TN, Inggris. Aku dan Adni memilih Cambridge sebagai tempat pertama yang kami kunjungi karena kami telah sepakat seandainya Allah menghendaki, kami akan berkuliah disini (AAMIIN) University of Cambridge juga adalah Universitas terbaik No. 2 di Dunia setelah Harvard University, USA. WOW....

Katanya, Cambridge ini Jurusan Kedokteran-nya menjadi salah satu unggulan di Inggris loh! Nah, cocok banget kan buat aku yang insyaAllah mau mengambil Jurusan Kedokteran >.< Dan beasiswa juga bisa didapat disini, contohnya orang Indonesia yang bernama Ardhi Wokas dan juga pelajar Indonesia bernama Cecilia Sherly yang berhasil lolos ke babak final Cambridge English Best Young Speaker From Asia Competition 2012 yang mendapat kesempatan belajar di Cambridge dengan beasiswa. AHH... i hope me and Adni would be the next generation of Indonesian people who study in Cambridge (AAAMIIN).
Terlepas dari pesona kependidikannya itu, kita dapat menyadari bahwa arsitektur bangunan Cambridge University ini sungguh mengagumkan. Gaya-nya yang tua dan klasik malah membuat bangunan itu eksotik dan menyimpan ciri khas tersendiri. Bangunannya juga terkesan misterius, yang menggugah jiwa petualang di dalam diriku jadi amat penasaran, rasanya pengen dehh menjelajahi satu-persatu ruangan yang ada, tapi jelas ga bakal dibolehin meski aku ini pelajar disana sekalipun -_-
Bangunan dan pemandangan di sekitar juga sangat cocok dijadikan objek fotografi, dan bagi photogenic dapat berpose se-eksotis mungkin dengan bangunan tua tersebut hahahaha

2. Oxford University

Universitas tujuan kami yang kedua adalah Oxford University di  Oxford, Oxfordshire, London, England. Oxford ini adalah saingan bebuyutannya Cambridge, hingga orang-orang menyebut mereka Oxbridge. Nah, kami berandai-andai jika kami tidak diterima di Cambridge, maka pilihan kedua jatuh pada Oxford. Oxford ini adalah Universitas tertua di Dunia lhoo...
Menurutku, arsitektur Oxford dan Cambridge hampir sama ya, cuma bangunan Kubah itu aja kali yang beda.
Well, tujuan kami datang ke Oxford sama dengan Cambridge, kami hanya ingin mendapat informasi sebanyak-banyaknya tentang kedua Universitas tersebut, yang kelak akan menjadi petunjuk bagi kami jika kami diridhoi untuk menuntut ilmu disana.

3. Shakespeare's Globe Theatre


Yap! Setelah dua hari mengunjungi Universitas yang kami dambakan, kami pun mengunjungi  tempat yang spektakuler ini di Soutwark, tepi Selatan Sungai Thames. Tempat ini merupakan sebuah taman bermain anak terbuka dimana penulis drama, Shakespeare, banyak menulis drama terbesarnya di sini. Tempat ini secara resmi dibuka tahun 1997. Teater Globe yang asli dibangun pada 1599 oleh perusahaan bermain, Lord Chamberlain’s Men. Namun kemudian terbakar pada tanggal 29 Juni 1613. Teater ini dibangun kembali bulan Juni 1614 tapi secara resmi ditutup oleh tekanan pendapat Puritan pada 1642 dan penghancuran pada tahun 1644. Jika  ingin berkunjung teater ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Bagi orang dewasa dikenakan biaya 10.5 Euro (sekitar Rp.142 ribu) sedangkan anak-anak dikenakan biaya 6.5 euro (sekitar Rp.88 ribu).
Pertunjukan drama di Globe Theatre hanya ada pada musim panas saja--maka dari itu aku pengen ke Inggrisnya pada bulan Mei :p kunjungan dan tur berkeliling teater masih dibuka untuk umum sepanjang tahun. Aku dan Adni akan melakukan Tur dengan pemandu di Globe Theatre yang diadakan diadakan setiap setengah jam mulai pukul 10.30 pagi sampai dengan pukul 5 sore.

4. British Museum

Destinasi A Study Journey selanjutnya adalah British MuseumBritish Museum di London ialah salah satu museum terbesar dan terpenting dalam sejarah dan budaya manusia di dunia. Koleksinya termasuk lebih dari 7 juta benda dari seluruh benua. Semuanya menggambarkan dan mendokumentasikan sejarah budaya manusia dari awal hingga kini. Seperti museum nasional dan galeri lain di Britania Raya, museum ini bebas bebas biaya masuk. (Source: Wikipedia)
Gratis biaya masuk? Asyikkkkkk!!!!!
Di British Museum ini aku dan Adni ingin melihat pameran seniman pemenang Hadiah Turner, Grayson Perry. Pameran Perry menampilkan 170 objek tentang British Museum dan juga 30 objek karyanya sendiri. 

Penampakan Pameran Perry

5. Istana Kensington

Kini kami melangkah menuju situs Artistik dan Seni yang ada di London. Istana Kensington di London ini telah dibangun oleh generasi perempuan kerajaan dari Queen Mary ke Victoria dan baru-baru ini Diana, Princess of Wales. Istana ini memiliki beberapa taman dengan gaya elegan seperti Sunken Garden, sebuah oasis yang tenang dan nyaman dan merupakan tempat yang tepat untuk bertamasya. Istana ini merupakan tuan rumah dari berbagai pameran yang menarik sepanjang tahun yang buka setiap hari dari pukul 10.00-18.00 waktu setempat dengan tiket masuk 12.5 Euro (sekira Rp170 ribu).
 The State Apartments adalah bagian dari Istana Kensington yang dibuka untuk umum. Tempat ini terletak di dalam kompleks taman yang tenang dan asri di sebelah barat kota London. Hal ini pula yang menjadi alasan utama mengapa Raja William III dan Ratu Mary II memilih Kensington sebagai tempat tinggal mereka di tahun 1689.
Segera setelah menempati istana, proses renovasi pun dimulai. William III membangun galeri lukisan yang dinamainya The King’s Gallery. Disinilah sang Raja memamerkan koleksi lukisan yang dimilikinya, lengkap dengan lukisan di langit-langit yang diambil dari kisah Raja Yunani legendaris, Odysseus.
Di langit-langit The King’s Gallery ada 7 buah lukisan dengan cerita yang diambil dari kisah Odysseus tadi. Semua gambarnya masih tampak dengan jelas.
Wuih... keren banget ya... *speechless*
By the way, Istana Kensington denger-denger bakal jadi rumah resmi-nya Pangeran William dan Kate Middleton loohh... uuuu... kereeenn boleh dong aku numpang *eehh XD
6. Menara London

Karena aku suka sejarah, maka Menara London ada di list traveling kami! Woohoo! Menara London adalah kastil bersejarah yang terletak di pusat kota LondonInggris di tepi utara Sungai Thames. Kastil ini terletak di dalam kawasan London Borough of Tower Hamlets dan terpisah dari ujung timur kota London oleh ruang terbuka yang dikenal sebagai Bukit Menara. Kastil ini didirikan pada tahun 1066. (Source: Wikipedia)
Menara London merupakan peninggalan sejarah dan telah melayani keluarga kerajaan selama ratusan tahun. Selain itu menara ini juga pernah menjadi penjara, gudang senjata, dan bahkan kebun binatang. Menara ini juga merupakan rumah bagi mahkota kerajaan. Menara ini buka dari hari Selasa sampai Sabtu mulai pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Dengan biaya masuk 17 Euro (sekitar Rp..230 ribu) kami bisa mengunjungi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan ini.

7. Menara Big Ben
Berkas:BigBenAtDusk.jpg
Yup! Jika tamasya ke Inggris tak lengkap rasanya kalo nggak mengunjungi situs paling populer dan jadi ikon London ini. Sebuah menara jam besar yang berada di ujung Utara Istana Westminster di London ini merupakan menara jam tertinggi ketiga di dunia. Pada malam hari pemandangan menara setinggi 96,3 meter ini akan semakin indah karena dihiasi lampu-lampu kuning keemasan dari Istana Westminster. Big Ben pernah menjadi menara jam bersisi empat terbesar di dunia namun kemudian dikalahkan menara jam Allen-Bradley di Milwaukee, Wisconsin, AS.
Baru-baru ini aku mendengar Menara Big Ben ganti nama menjadi Menara Elizabeth. Kenapa? Penggantian nama dilakukan untuk memeringati Diamond Jubilee Ratu Elizabeth II. 
Sebagai destinasi penutup perjalanan kami di Inggris, kami mengunjungi Big Ben pada malam hari karena pemandangannya lebih indah ketimbang siang hari, juga sekaligus menandai ucapan selamat tinggal alias GOODBYE :'(

Nah, itu dia, sekiranya sudah cukup khayalan tingkat dewa ini kutuliskan, semoga kak Rhein kepincut sama ceritaku yang amburadul tapi keren(?) ini XD

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kuis Seven Days by Rhein Fathia

1 komentar:

  1. Very interesting post. Thanks in advance for stopping by <3

    xoxo
    http://singingthumbelina.blogspot.com/

    BalasHapus